Bottom Ad [Post Page]

Dana Bancakan Rp 2 Triliun untuk Pemilu, PKS Tantang Hakim

JAKARTA,  — PKS menampik habis-habisan tuduhan yang menyebutkan adanya upaya penggalangan dana senilai Rp 2 triliun di tiga kementerian untuk upaya pemenangan pemilu partai dakwah ini. Untuk membuktikan PKS tak terkait proyek bancakan itu, partai ini pun menantang hakim melakukan konfrontasi.

“Saya usulkan konfrontasi seterbuka-terbukanya. Berani enggak? Berani enggak terbuka dengan materi perkara karena selama ini persidangan hanya jadi blackmail (ancaman),” ujar Wakil Sekretaris Jenderal PKS Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (25/6/2013).

Fahri mengatakan, tuduhan terhadap PKS yang berencana menjalankan proyek bancakan di Kementerian Pertanian, Kementerian Sosial, serta Kementerian Komunikasi dan Informatika sama sekali tidak mendasar. “Saya yakin tidak ada buktinya itu? Masa tuduhan ini hanya berdasarkan pada tulisan tangan Yudi Setiawan yang notabene adalah seorang pembobol bank?” tukas Fahri.

Anggota Komisi III DPR ini menilai tulisan tangan Yudi Setiawan itu juga tidak bisa menjadi bukti tunggal adanya rencana pengerukan uang negara untuk kepentingan PKS. Fahri pun tidak terima jika partainya dianggap tengah melakukan perkara korupsi secara sistemik.

“Saya menuntut agar pengadilan melakukan konfrontasi antara Yudi Setiawan, Ahmad Fathanah, dan Luthi Hasan Ishaaq agar semuanya terang benderang. Mana yang benar, mana yang berbohong?” imbuh Fahri.

About PKS Berau

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.