Bottom Ad [Post Page]

NASIONAL

AM Fatwa Tolak Istilah Partai Dakwah untuk PKS

Istilah "partai dakwah" tidak sesuai jika digunakan untuk menyebut partai politik. Sebab, berdakwah di ranah politik bisa dilakukan, namun sebaliknya tidak benar berpolitik di ranah dakwah.

Pendapat itu disampaikan politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN), AM Fatwa, menyikapi pencitraan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai "partai dakwah". Di lini massa akun Twitter ‏@AMFatwa tertulis: "AM Fatwa: “Tidak Setuju Istilah Partai Dakwah.”

Menurut AM Fatwa, partai dakwah senantiasa menyentuh dan bersinggungan dengan masjid sebagai sarana ibadah ummat Islam. “Kalau sudah ada yang mengurus masjid jangan direpotkan lagi, sehingga terjadi bentrokan semua dengan ormas ormas Islam, tetapi kita orang lain diluar PKS, susah sekali masuk ke dalam PKS itu” tegas AM Fatwa, di acara majelis Reboan, Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII).

AM Fatwa mengungkapkan, partai yang berkuasa di Indonesia akan mengakomodir Islam kultural. "Islam kultural akan diakomodasi, sementara Islam politik akan disingkirkan. Jadi kita saat ini Islam fungsional, Islam substansial, kalau Islam Politik itu cerita lama” ungkap AM Fatwa. itoday/azk

About PKS Berau

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.