Bottom Ad [Post Page]

NASIONAL

Serangan Terbuka BM kepada PKS Melalui Pesan Tendensiusnya

Masih ingat dengan pernyataan Busyro Muqoddas yang mengatakan "KPK atau PKS yang akan Bubar". Jika belum, silahkan baca beritanya, banyak berseliweran di facebook.

Kini, salah satu dari Unsur Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut akan melakukan pembelaan terhadap Johan Budi, juru bicara KPK yang dilaporkan ke Mabes Polri atas perbuatan tidak menyenangkan. Johan Budi dipolisikan bersama dengan 9 penyidik KPK oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Pimpinan akan backup, walaupun Mas Johan tampak santai saja," kata Wakil Ketua KPK, Busyro Muqoddas melalui pesan singkat kepada wartawan, Selasa 14 Mei 2013.

Busyro menilai, laporan PKS terhadap Johan Budi tidak relevan. Sebagai juru bicara, Johan hanya memenuhi hak media untuk memperoleh informasi. Lagipula, kata Busyro, apa yang disampaikan Johan bersifat standar. Dengan dalih kebenarannya Busyro berujar "Ini kok malah dikriminalisasi, oleh partai lagi,"

Menurutnya, Johan selalu maksimal dalam menjalankan tugasnya sebagai juru bicara KPK. Bahkan dalam menyampaikan informasi kepada publik, Johan tidak menggunakan kalimat yang keras, apalagi kasar terhadap elit PKS.

Namun Busyro menganggap sikap PKS kepada Johan merupakan risiko jabatan, karena KPK sudah mengusut korupsi politik yang dilakukan elit partai.

Secara terbuka Busyro menyerang PKS dengan mengatakan "Ada yang terganggu gerakan ATM-isasi partai lewat pundi-pundi negara, yang seharusnya dijaga dengan penuh amanah dan kejujuran, dan menjauhi dusta-dusta politik yang merupakan 'dosa jariyah',

Di kantor Bareskrim Mabes Polri, tim pengacara PKS, Faudjan Muslim menegaskan, pernyataan Johan Budi yang dinilai telah menuduh PKS adalah saat menyebut PKS menghalangi eksekusi penyitaan Penyidik KPK.

Sekjen PKS, Taufik Ridlo mengatakan, semua yang dilakukan partainya adalah sebagai sebuah pembelajaran. "Tidak ada sentimen terhadap KPK sebagai institusi. Ini pembelajaran demokrasi untuk masyarakat," tegasnya. vivanews

@azk

About PKS Berau

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.