Bottom Ad [Post Page]

NASIONAL

Jerita Hati Rekan KOPASSUS

Kami Ksatria TNI adalah pelakunya, karena kami merasa nyawa 1 Orang Kopassus lebih berharga dari 1000 Preman.
Tidak hanya sampai disini kami nyatakan perang pada Preman, dan kami berjanji akan bersihkan Republik ini dari Premanisme, sepertinya Lebih baik menjadi Preman, ketika bersalah ada yang membela ketimbang menjadi TNI tidak ada sama sekali pembelaan yang berkaitan dengan HAM. Anda yang merasa preman berhati-hatilah, hentikan semua kegiatan anda mulai detik ini, putusan hari ini bukanlah membuat kami jenuh tetapi justru membuat kami beringas. Jika di dalam Penjara saja anda bisa terbunuh apa lagi luar? yang nota benenya anda tidak dijaga.

Pemimpin sekarang lebih mengutamakan jabatan ketimbang korp, jiwa korsa, apa lagi anak buah. 
Mungkin hanya Jend Soedirman yang berkata "Tempat yang paling aman adalah di tengah-tengah anak buah", begitu perhatian dan berjuang demi anak buahnya.
Keputusan KASAD membuat kami lemas, kemana kebanggaan kami? kemana harga diri kami? kemana jiwa korsa kami? apakah kami harus takut pada preman?

Percuma kami banyak dituntut berlatih keras, ketika yang kami sentuh Preman maka kami dipenjara?
Percuma kami berlatih, jika menghadapi preman saja kami harus mengalah bahkan kami mati sia-sia di tangan preman.

Tidak kami tidak mau mati sia-sia apa lagi di tangan preman. Kami akan berjuang membasmi Preman dan menciptakan Indonesia Bebas premanisme.

Kami TNI saat ini tersakiti, kami tidak mau teman-teman kami tersakiti, jika teman-teman kami diadili karena Preman maka ini awal Kudeta yang sebenarnya.



Penulis: rekan Kopassus
Inisial Pengirim: DL

About PKS Berau

4 komentar:

  1. Ana sepakat untuk basmi preman di tanah air kita...

    Semangat:)

    BalasHapus
  2. Semua berawal dari hukum yang berlaku di negara kita yg tidak tegas, sehingga aparat sekalipun tidak percaya aka hukum kia, yg ujung"nya terjadilah kejadian tersebut

    BalasHapus
  3. hidup kopassus,....preman dibela mati2n sdangkan anggota sendiri yg anak istrinya di tinggalkan begitu saja,bahkan ada anak yg g tahu bpany sblm lahir yg mati karna tugas negara malah di campakn,mana keadilan...

    BalasHapus
  4. Hanya Mengulang dan mengaris Bawahi "MAKA INI ADALAH AWAL KUDETA SEBENARNYA"

    Ya... Kami Dukung ANDA....

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.