Bottom Ad [Post Page]

NASIONAL

Hidayat Nurwahid Diminta Perhatikan Nasib PKL

Liputan6.com, Jakarta: Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di Jakarta berharap pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Hidayat Nur Wahid-Didik J, Rachbini dapat membina pedagang kecil yang mencari nafkah di Ibukota. Pasalnya, selain minim fasilitas berjualan, para PKL juga dihantui ancaman penggusuran.

"Semoga pak Hidayat dan pak Didik bisa lebih membina, sehingga pedagang tidak lagi berjualan sembarangan dan lebih tertib," kata Tedy Rusdy, ketika menggelar dagangan di kampanye cagub cawagub Hidayat-Didik di GOR Lokasari, Mangga Besar, Jakarta Barat, Senin (25/6).

Tedy yang menjual berbagai pernak pernik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu sehari-hari mengais rezeki dengan membuka lapak pada setiap even yang digelar partai tersebut. Ia mengapresiasi janji pasangan Hidayat-Didik yang akan membuka 500 ribu peluang kerja baru jika terpilih menjadi pemimpin DKI Jakarta periode 2012-2017 mendatang. "Itu bagus, tujuannya agar pengangguran di Jakarta berkurang dan kehidupan masyarakat jadi lebih baik," kata pria bertubuh kecil ini.

Tedy menambahkan dengan mengikuti berbagai acara yang digelar PKS, Ia bisa meraup keuntungan mulai dari satu juta rupiah hingga enam juta rupiah setiap kali acara. Namun, Ia berpendapat tidak selamanya akan berjualan dalam even-even yang digelar PKS. Pria paruh baya yang bermukim di Kota Depok itu menambahkan, selama ini perhatian pemerintah terhadap pedagang kecil amat kurang. Alhasil, pedagang kecil sering kesulitan berdagang.

Ironisnya, Tedy menambahkan, PKS yang pernak-perniknya dijajakannya juga belum pernah memberi bantuan dana ataupun modal usaha. Padahal, ia sudah sepuluh tahun berjualan pernak pernik partai ini. Pin yang dijualnya pun cukup murah muali dari harga Rp5.000 per buah, kaos, celana, dan topi yang dijual Rp 30 ribu per buah.

"PKS itu kan partai kantong sendiri, jadi kita modal sendiri untuk berdagang tanpa bantuan siapapun," celoteh Tedy yang mampu menyekolahkan dua anaknya hingga perguruan tinggi ini.(ADI/ARI)

About PKS Berau

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.