Bottom Ad [Post Page]

DAERAH

Dokter Spesialis Berau Minta Insentif 20 Juta perbulan

Tanjung Redeb, Berau.06 februari 2012. Ketua DPD PKS Berau H. Muharram S.Pd, MM mengungkapkan

 faktor kesejahteraan Dokter spesialis dan tentu juga para dokter lainnya harus ditinjau ulang atau perlu penyesuaian-penyesuaian kesejahteraan dokter terungkap pada saat rapat Dengar Pendapat diaman dikemukakan bahwa ada 3 item kesejahteraan yaitu : Rumah Dinas, Kendaraan Roda 4 dan Insentif, masih ada dokter spesialis yang belum punya rumah dinas, dan masih ada dokter yang masih belum punya kendaraan Roda Empat atau masih dipinjamkan, maka H. Muharram menyarankan agar didata ulang hingga dapat diusulkan kepada Bupati,

Terkait adanya Usulan Insentif sebesar 20 juta perbulan, maka H. Muharram, S.Pd, MM bersama DPRD akan mencoba mengkaji usulan ini bersama dengan Pemerintah Daerah sambil melakukan komunikasi dengan RSU di Kaltim terkait insentif tersebut, pada saat ini insentif Dikter spesialis Berau pada saat ini 10 juta sampai dengan 12 juta Rupiah ada 17 Dokter sepsialis di Berau,,,

sementara itu Ali Yusron, SE ketua Daerah Dakwah III kab. Berau mengatakan akan dirapatkan dengan tim anggaran pemerintah terkait kemampuan keuangan , terpenuhi atau tidak diharapakan pelayanan kepada masyarakat berau tidak terganngu.

Warsito, S.Pd mengatakan perlu ditinjau ulang, karena Dikhawatirkan akan ada kecembururan terhadap Dokter Umum baik di RSUD Abd. Rifai maupun Dokter Umum yang ada dikecamatan. Warsito mengungkapkan agar para Dokter mendahulukan Kepntingan Sosialnya terhadap masyarakat bukan untuk bisinis.

membenahi pelayanan rumah sakit beberapa aspek harus dibenahi antara lain : sarana dan prasarana rumah sakit, hal ini penting karena pada saat Rapat Dengar Pendapat dengan para Dokter Spsialis RSUD Abd. Rifai terungkap bahwa banyak fasilitas rumah sakit yang belum bisa dipakai, penyebabnya tidak lengkapnya peralatan, misalnya alat Cuci darah, yang semstinya bisa dipakai jika jumlahnya ada 4 unit, begitu pula citiscan yang sampai pada saat ini juga belum bisa dipakai karena faktor SDM yang belum terlatih, padahal alat - alat ini sangat urgen dalam pelayanan para pasien yang membutuhkan, akibat tidak berfungsinya alat ini sangat banyak pasien yang harus dirujuk pada Rumah Sakit diluar Daerah, ini kan sangat merugikan pasien dan keluarg apasien atau bahkan banyak kasus pasien tidak bisa tertolong. selaku pimpinan Rapat H. Muharram S,Pd, MM menyarankan agar semua peralatan yang tidak berfungsi tersebut segera didata dan akan di usulkan anggaran atau pelatihan untuk memaksimalkan  agar semua alat dapat berfungsi sebagaimana mestinya,

kemudian masalah selanjutnya adalah managemen  Rumah Sakit Umum Daerah Abd. rifai yang perlu dibenahi misalnya lancarnya komunikasi antara seluruh pimpinan Rumah Sakit, TU, Apotik dan seluruh Dokter dimana masihmterlihat ada kesan tersumbatnya komunikasi sehingga kesemu pihak belum bisa saling memahami secara maksimal, atau dengan kata lain kebijakan yang belum terkomunikasikan secara maksimal ke semua Dokter, atau sudah terkomunikasikan tetapi boleh jadi masih ada yang belum saling memahami satu sama lainnya, sehingga kekompakan dalam menjalankan kebijakan belum terwujud secara maksimal, hal ini perlu segera dituntaskan agar jangan sampai tidak jalannya fungsi manajemen akan menggangu layanan jepada pasien.

About PKS Berau

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.