Bottom Ad [Post Page]

DAERAH

Kesehatan dan Pendidikan Prioritas Pembangunan

Kondisi kekurangan tenaga kesehatan dan pendidikan di Berau mendesak diatasi dengan berbagai terobosan, diantaranya memprioritaskan penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk mengisi kekurangan formasi tersebut.,”Cara paling sederhana dan mudah adalah membuka formasi lebih banyak untuk tenaga pendidikan dan kesehatan.Dengan beberapa tahun, secara perlahan formasi dua sektor ini bisa terkurangi,”ucap Anggota Komisi III DPRD Berau, Warsito Ronggo Lawe. Menjadi bagian kekurangan tenaga pendidikan dan kesehatan tidak lupa Warsito menegaskan penting bagi pemerintah daerah memberikan insentif besar kepada tenaga kesehatan dan pendidikan hasil rekruitmen berdasarkan jauh dekat lokasi tugas.

Ia menyadari masalah terbesar dan sulit dituntaskan lebih pada kondisi rendahnya minat tenaga kesehatan dan pendidikan bertugas di kawasan pedalaman dan terpencil.

Seperti mengaca pada kondisi terkini layanan kesehatan daerah terpencil dan pedalaman, kerap kali kesulitan memperoleh layanan kesehatan sesuai standar,”Lagi-lagi adalah soal etos kerja.Ada petugas tetapi kerap kali tidak berada ditempat dan memilih ke kota, sementara pelayanan tidak terperhatikan,”papar Warsito.
Mencoba melakukan pembaharuan, Warsito mengakui perlu secara mendalam melakukan kajian.,”Diantara kajian itu adalah bagaimana mencoba formula memberi peluang kepada tenaga lokal menjadi PNS,”Dengan cara ini paling tidak rasa membangun dan mengabdi tetap tinggi,”ucap Warsito.

Meski kerap kali keinginan memberikan peluang tidak terealisasi secara mulus, Warsito mengiginkan kepada pemerintah daerah terus melakukan upaya agar putra dan putri daerah dapat mengabdi di daerah,”Masih sulit melalui jalur umum bisa mengunakan jalur lain semisal mengikat tenaga melalui cara kontrak tahunan,”sebut Warsito. DPRD Berau

About PKS Berau

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.