Bottom Ad [Post Page]

DAERAH

DPRD Tolak Proyek Besar, Demi Memaksimalkan Serapan Anggaran

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau menolak anggaran besar proyek fisik teralokasi di dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2011. Demikian ditegaskan Wakil Ketua II DPRD Berau H Muharram S,Pd MM dalam rapat pembahasan APBD-P dengan jajaran Pemkab Berau.

Ia mengatakan penolakan akomodir proyek besar pada APBD-P ini berdasarkan pada komitmen untuk menekan sekecil mungkin bahkan hingga Zero luncuran atau dana sisa anggaran ketahun berikutnya.
”Pertama kita meminta agar pengguna anggaran mampu merealisasikan anggaran yang diposkan dimasing-masing instansi dapat memaksimalkan serapan anggaran melalui program kerjanya,” ungkap Muharram, usai pembahasan dalam Rapat tertutup.

H.Muharram,S.Pd.MM, Ketua DPD PKS Berau
DPRD menurut Muharram mendukung penuh komitmen Pemkab Berau menekan sekecil mungkin proyek luncuran.

Diketahui 2010 tercatat SILPA sebesar Rp 312 miliar. Namun demikian nilai Silpa tersebut dijelaskan Muharram berasal dari 2 penjabaran dana sisa anggaran yakni efisiensi hasil pelelangan dan proyek atau memang proyek tidak terserap.

Senada Ketua Komisi I DPRD Berau Kamarudin, menegaskan dukungan APBD Perubahan tidak mengakomodir proyek fisik besar. ”Alasannya jelas agar tidak ada lagi proyek luncuran, sebab itu sudah komitmen bersama antara kita dan eksekutif,” tegasnya. Besaran APBD Berau setelah pembahasan APBD perubahan total menjadi Rp 1.906.628.875.881,32. Hingga akhir tahun dewan meminta kepada seluruh SKPD terkait masing-masing memegang tanggung jawab dan mengusung komitmen bersama ini untuk merealisasikan serapan anggaran yang maksimal,”pungkas Kamaruddin. DPRD Berau

About PKS Berau

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.