Bottom Ad [Post Page]

sosok

Ia Kenalkan Pada Dunia Indahnya Islam melalui Musik. Maher Zain, Siapa dia?

Senandungnya ramai diputar saat acara-acara pernikahan atau seremoni Islam lainnya. Bahkan seorang aktivis dakwah dalam sebuah akun jejaring sosial mengatakan bahwa popularitasnya sudah mengalahkan ketenaran Abdul Azis Rantissi. Rantisi merupakan seorang ikon perjuangan dakwah di Palestina yang telah syahid karena dibunuh Israel, sementara dia adalah seorang munsyid. Ya, Maher Zain, Siapa dia sebenarnya ?

Maher Zain (bahasa Arab: ماهر زين – lahir 16 Maret 1981; umur 30 tahun) adalah penyanyi R&B Swedia, penulis lagu dan produser musik asal Lebanon. Dia juga tinggal untuk sementara di Amerika Serikat. Album debutnya Thank You Allah, dengan 13 lagu dan dua lagu bonus dirilis pada 1 November 2009, dengan Versi Perkusi eksklusif dan Versi Perancis dirilis tak lama kemudian. Dia bernyanyi terutama dalam bahasa Inggris, namun juga, antara lain, dalam bahasa Perancis, Arab, Urdu, Turki, Melayu, dan Indonesia . Lagu yang berkesan menurutnya adalah lagu dengan judul Thank you Allah. Karena lagu tersebut diakui mewakili perjalanan hidupnya. From wrong to the right way.

Kehidupan awal
Keluarganya pindah ke Swedia ketika Maher masih umur delapan tahun, disana ia melanjutkan pendidikannya. Maher mendapat keyboard pertama ketika ia berusia sepuluh tahun. Ia kemudian masuk Universitas dan mendapat gelar sarjana dalam Aeronautical Engineering. Selama masa remajanya, ia senang menghabiskan larut malam di sekolah dengan teman-temannya di mana mereka akan bernyanyi, rap, menulis dan bereksperimen dengan musik.

2008: Keterlibatan dengan RedOne
Setelah terlibat untuk sementara waktu di kancah musik sebagai produser musik, Maher diperkenalkan ke RedOne, produser musik Swedia Asal Maroko di Swedia. Maher mulai bekerja dengan RedOne pada beberapa proyek-proyek yang terakhir. Kemudian, ia pindah ke New York di mana ia mengambil bagian dalam memproduksi Kat DeLuna pada album debutnya termasuk hits "mengeluh" dan "menjalankan pertunjukan". Ia kemudian kembali untuk sementara ke Swedia di mana dia punya rohani 'kebangkitan'.

2009-2010: Puncak kesuksessan & Thank You Allah
Pada Januari 2009, Maher Zain mendaftar dan mulai bekerja pada album dengan Awakening Records. Album ini memuncak di nomor 2 di Amazon Album dunia grafik. Melalui album ini, ia memperoleh 8x platinum di Malaysia dengan penjualan 120.000 unit. Setelah merilis album ini, dia merilis beberapa versi lain dari album, yang versi perkusi pada 2009 dan Platinum Edition pada 2011.

2011-sekarang: masa depan rencana dan album studio mendatang
Maher Zain mengumumkan bahwa ia telah merilis versi bahasa Melayu untuk "Insya Allah", setelah merilis versi bahasa Perancis dan Arab bersama dengan video, sambil menambahkan bahwa itu akan menjadi lagu di album kedua.

Fadly dari band Indonesia PADI juga berkontribusi terhadap "Insya Allah" dalam Bahasa Indonesia. Maher juga menyanyikan "For The Rest of My Life" dalam bahasa Indonesia berjudul "sepanjang hidup". Yang dirilis melalui Sony Music Indonesia.

Video musik lain dari Maher dirilis berjudul 'Freedom' pada akhir April. Pada Januari 2010, Maher Zain memenangkan lagu terbaik tahun 2009 untuk 'Ya Nabi Salam Alayka' versi Nujoom FM, stasiun arus utama musik terbesar di Timur Tengah. Ia mengalahkan penyanyi lain seperti Hussein Al-Jismi, Mohammed Mounir dan Sami Yusuf.

Maher menjelaskan bahwa lagu-lagu nasyidnya, didedikasikan kepada ibunya, dan akan selalu menjadi lagu nasyid yang "bahagia."

sumber: wikipedia, eramuslim.com

About Unknown

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.