Bottom Ad [Post Page]

NASIONAL

Rajin Kawal Otda, Politisi PKS Raih Penghargaan dari Universitas Kyoto

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini, menorehkan prestasi cemerlang di tingkat Internasional. Pada 21 Juli 2011, Jazuli menerima penghargaan sekaligus didaulat sebagai pembicara utama pada forum ‘The 6th Indonesian Political Watch’ yang diselenggarakan Universitas Kyoto, Jepang.
Hadir pada acara itu para Profesor dan Doktor dari berbagai universitas di Jepang, antara lain Prof. Okamoto Masaki, Prof Kato, dan Prof. Jun Honna. Hadir juga para pengamat politik Indonesia yang sedang belajar dan melakukan penelitian di Jepang. Universitas Kyoto memberikan penghargaan pada tokoh Indonesia yang dinilai memiliki peran dan kontribusi dalam bidang otonomi daerah.
Dalam pidatonya, Jazuli yang juga merupakan tokoh Banten itu, menegaskan bahwa substansi otonomi bukan hanya otonom secara administratif dan pemerintahan, tetapi juga mencakup otonomisasi masyarakat. Prinsip kemandirian dalam konsep otonomi daerah, lanjut Jazuli, berorientasi pada tiga hal; pemenuhan kebutuhan nyata masyarakat daerah (community oriented), sumber daya yang ada di daerah (community based), dan partisipasi aktif para anggota masyarakat daerah (community managed).
Dihadapan para pejabat Jepang yang juga hadir pada acara tersebut, Jazuli mengatakan bahwa ada 6 kunci sukses pelaksanaan otonomi daerah. Kunci pertama, kata Jazuli, adalah kepemimpinan yang memberi teladan, cerdas melihat potensi dan peluang daerah serta kreatif dan inovatif dalam mengelolanya. Kunci kedua, lanjut Jazuli, adalah reformasi birokrasi. Yang harus direformasi dari birokrasi adalah kelembagaan, ketatalaksanaan, dan sumberdaya.
“Selain dua kunci diatas, ada 4 kunci yang tak kalah menentukan, yaitu peningkatan kualitas pelayanan publik, otonomisasi dan partisipasi masyarakat, optimaliasi potensi daerah, inovasi manajemen pemerintahan dan pembangunan,” kata Jazuli
Apa yang disampaikannya di Universitas Kyoto tersebut, merupakan hasil amatan dan pengalaman Jazuli selama ini selama mengawal program otonomi daerah di DPR-RI.
“Semua itu merupakan perpaduan antara visi, pengalaman, dan evaluasi saya selama ini,” demikian Jazuli. (dem/RMOL)
dakwatuna.com

About PKS Berau

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.