Bottom Ad [Post Page]

DAERAH

Petugas Sita Ratusan Liter BBM Eceran di Berau

TANJUNG REDEB, tribunkaltim.co.id - Tim gabungan pengawasan Bahan Bakar Minyak (BBM) Kabupaten Berau menggelar razia pengecer BBM, Rabu (13/7/2011). Razia yang melibatkan Bagian Perekonomian, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi, Dinas Pertambangan dan Energi, Dinas Perhubungan, Kesbang Linmas, Satpol PP, serta Polres Berau digelar di Kecamatan Tanjung Redeb, Teluk Bayur, dan Sambaliung.

Berbeda dari sebelumnya, kali ini razia berjalan efektif. Petugas berhasil menyita ratusan liter BBM berbagai jenis yang diamankan dari tangan pengecer. Tim gabungan yang dipimpin Kabag Ops Polres Berau Kompol IGK Arwindu tidak mentolerir pengecer yang menjual BBM jenis premium diatas harga normal, yang ditetapkan Rp 6000. 

Barang bukti berupa jeriken dan botol berisi BBM langsung diangkut ke truk petugas, kemudian dikumpulkan di Mapolres Berau. Butuh waktu setengah hari untuk menyisir tiga lokasi tersebut. Wakil Bupati Berau H Ahmad Rifai juga ikut meninjau razia di sepanjang Kecamatan Teluk Bayur.    

Para pengecer tak bisa berbuat banyak saat BBM miliknya disita petugas. BBM hasil sitaan petugas akan dijual kembali ke masyarakat sesuai harga normal. Kabag Ops Polres Berau Kompol IGK Arwindu, dengan tegas melarang warga menjual BBM jika tidak memiliki izin. "Stop jual eceran kalau nggak ada izinnya," ungkapnya. 

Kepada wartawan ia juga menyatakan, akan meneruskan razia tersebut. Bahkan, rencananya penertiban juga akan diperketat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang beroperasi. 

Menurut Arwindu, pihaknya akan menilang kendaraan yang sengaja dimodifikasi untuk menyedot BBM dalam jumlah besar. "Kalau ada kendaraan yang dimodifikasi kita langsung tilang," ujarnya. Terkait status oknum pelaku, ia mengatakan akan dijerat UU Migas atau ditetapkan sebagai tersangka Tindak Pidana Ringan (Tipiring), dengan hukuman minimal 3 bulan penjara atau pembayaran denda. (*)

About Unknown

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.