Bottom Ad [Post Page]

DUNIA ISLAM

Erdogan Tanpa Henti Tetap Serukan Israel Minta Maaf

Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan mengulangi permintaan negaranya untuk adanya permintaan maaf Israel atas serangan terhadap armada kebebasan Gaza tahun 2010 lalu.

Erdogan menuntut permintaan maaf dalam sebuah konferensi dua-hari para utusan Palestina dan kepala Otorita Palestina Mahmud Abbas pada Sabtu (23/7) kemarin di kota Istanbul Turki, Xinhua melaporkan.

"Sampai kami menerima permintaan maaf resmi untuk sembilan warga Turki yang tewas, sampai keluarga para korban diberi kompensasi dan sampai blokade di Gaza diangkat, hubungan antar negara kita tidak akan normal," kata Erdogan.

Selain itu, tujuan utama konferensi ini adalah untuk menggalang dukungan internasional untuk pengakuan negara Palestina merdeka pada pertemuan PBB pada September mendatang.

"Kami akan pergi ke PBB karena kami terpaksa, itu bukan tindakan sepihak," kata Abbas.

Lebih dari 100 negara sejauh ini resmi mengakui Palestina sebagai sebuah negara berdasarkan perbatasan 1967, batas-batas yang ada sebelum Israel merebut dan menganeksasi Timur Al-Quds (Yerusalem), Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Israel meluncurkan kampanye global pada awal Juni, untuk menggagalkan langkah Palestina untuk mencari pengakuan negara.

Diplomat Israel telah diperintahkan untuk melobi para pejabat tinggi di negara masing-masing dan mengumpulkan dukungan untuk suara menentang pengakuan negara Palestina.(fq/prtv) eramuslim.com

About Unknown

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.