Bottom Ad [Post Page]

NASIONAL

Dituding Wahabi, PKS Positive Thinking

Anggota Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid difitnah sebagai seorang penganut paham Wahabi melalui SMS gelap. Namun hal itu justru membuat PKS merasa senang, karena dianggap sebagai peluang positif untuk lebih memperkenalkan diri.

"Adanya fitnah itu merupakan sinyal positif PKS untuk mengenalkan diri secara lebih terbuka kepada masyarakat. Fitnah itu bisa menjadi peluang bagi PKS untuk bisa menepis adanya hidden agenda," ujar Wakil Ketua DPP PKS Bidang Politik Zulkieflimansyah kepada INILAH.COM, di Jakarta, Kamis (30/4).

Anggapan bahwa Hidayat dan PKS anti-NKRI, menurutnya, justru akan menjadi momentum untuk membuktikan benar atau tidaknya.

"Mudahan-mudahan momentum dicalonkannya Hidayat mejadi wapres SBY bisa menepis semua keraguan itu. Bila nantinya Hidayat terpilih menjadi wapresnya SBY, maka itu akan jadi ajang pembuktian PKS, " katanya.

Zulkieflimansyah mengaku fitnah seperti itu bukan hanya terjadi saat ini saja. Tapi sejak awal PKS besar, di pilkada-pilkada, sampai Pemilu 2009 kemarin fitnah itu selalu ditujukan untuk menggembosi partai berlambang dua bulan sabit mengapit sebatang padi itu.

"Dari kalangan Islam tradisonal, seperti NU, memang masih ada anggapan seakan-akan PKS itu tidak sejalan dengan ahlusunnah wal jamaah. Seolah-olah PKS sebagai kelompok yang mendiskreditkan kalangan Islam tradisional," jelasnya. inilah.com 

About Unknown

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.