Bottom Ad [Post Page]

NASIONAL

PKS soroti koruptor saat kampanye damai

INILAH.COM, Jakarta - Presiden PKS Tifatul Sembiring menyerukan rakyat Indonesia agar tidak memilih koruptor demi perbaikan bangsa. Hal ini diungkapkannya dalam orasi mewakili partainya di Deklarasi Kampanye Damai. "Jangan memilih koruptor," ujar Tifatul saat berorasi di Arena PRJ, Kemayoran, Jakarta, Senin (16/3). Pemilu, imbuhnya, harus memberi perbaikan bagi rakyat dan bangsa Indonesia. Tifatul juga mengingatkan semua kader parpol peserta pemilu untuk mempertanyakan makna pemilu ini. Jangan sampai berhura-hura dalam pesta demokrasi, tapi tidak bisa berdampak pada perubahan. "Kami mengimbau, mari kita betul-betul berkampanye dengan damai. Bila ada masalah di lapangan, lebih baik langsung dibicarakan. Jangan sampai berlanjut pada kader masing-masing partai dan berakhir di jalan," kata Tifatul. Sedangkan dari Partai Golkar, yang berorasi adalah Tantowi Yahya. Musisi country ini menyatakan Golkar milik semua golongan, menjunjung pluralisme, tidak hanya memperjuangkan masyarakat atau golongan tertentu, melainkan semua komponen dan golongan, agar rakyat Indonesia sejahtera. "Golkar bertekad dalam Pemilu 2009 menjadi pemilih yang adil, bermartabat, berbudaya, jujur dan adil. Mari kita dukung kampanye yang damai," kata Tantowi. PDIP dalam orasi yang disampaikan Sonny Keraf menyampaikan keluhan yang ada di masyarakat adalah kemiskinan, pengangguran, dan stabilitas harga-harga. "Masalah bangsa yang belum terselesaikan yaitu belum menyejahterakan dan mencerdaskan rakyat," ujarnya. Sementara Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dalam orasinya menyatakan bangsa ini menghadapi persoalan, belum memiliki kemandirian yang kokoh karena manajemen bangsa yang kurang baik. Hal ini menimbulkan kemiskinan dan pengangguran. "Ke depan, kita berharap bangsa ini bisa berdiri sendiri untuk menyongsong Indonesia yang lebih baik. Indonesia yang memberikan keadilan," ucap Muhaimin. Ketua Umum Partai Hanura Wiranto dalam orasinya menyampaikan pemilu adalah momen yang sangat penting. Tujuannya untuk memilih pemimpin yang bisa keluar dari masalah seperti krisis ekonomi. Untuk memperbaikinya, kita perlu pemilu yang jujur, aman dan damai. "Maka itu, tidak gampang menciptakan pemilu yang tertib damai, dan jujur. Tetapi saya yakin kita bisa menyelenggarakan pemilu yang damai dan berkualitas. Kami mengharapkan KPU tidak memberikan sesuatu apapun yang bisa menodai pemilu 2009. Kami telah melakukan pencegahan dalam Poros Penegak Kebenaran untuk mengawal pemilu dari kecurangan," ujarnya. Sedangkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon dalam orasinya mengingatkan rakyat butuh perubahan, harga sembako semakin melambung, harga BBM sulit dijangkau, biaya pendidikan mahal, dan pekerjaan sulit didapat. "Apakah ini keadilan sosial? Kita perlu haluan baru. Gerindra merupakan partai haluan baru. Utang luar negeri akan dihapuskan, kekayaan alam bangsa harus diselamatkan, ekonomi kerakyatan dikembangkan, kemandirian energi lewat energi panas bumi diciptakan," urai Fadli Zon.

About PKS Berau

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.