Bottom Ad [Post Page]

NASIONAL

Hidayat : Jangan Tertipu Iklan Politik


Jakarta - Iklan-iklan partai politik menjelang pemilu kian marak. Umbaran janji-janji didengung-dengungkan, tapi masyarakat diminta jangan terperdaya iklan. "Jangan tertipu sama iklan, masyarakat harus betul-betul menyadarinya," kata mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid

dalam pidato orasinya di depan ribuan massa PKS di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan, Jumat (20/3/2009). Menurut Hidayat, masyarakat perlu mencurigai partai-partai maupun tokoh-tokoh yang baru bermunculan menjelang pemilu. Mereka yang mengklaim bisa menjanjikan keadaan lebih baik, menurut dia, patut dipertanyakan. "Namanya juga iklan, mana ada iklan kecap yang nomor dua. Semua pasti mengklaim kalau kecapnya nomor satu. Tapi kalau betul-betul bersih itu bukan hanya sekedar kecap atau asal ngecap," kelakarnya. Lebih lanjut, dia mengaku, partai berbentuk sabit kembar dan padi ini menargetkan kemenangan di Jakarta. 51 persen suara diharapkan didapatkan dari Jakarta, sedangkan di Depok, PKS optimis meraih 60 persen suara. "Jadi, harus kita buktikan. Jangan silau oleh iklan atau tokoh," ungkap Hidayat. Dikatakan dia, PKS sendiri memandang kemenangan di Jakarta karena Jakarta merupakan barometer Indonesia. Kemenangan di Jakarta akan menjadi gambaran umum bagi seluruh wilayah di Indonesia. "Jadi enyak-enyak dan babe-babe jangan salah. Kalau salah nanti mereka mungkin bilang 'emang gue yang ahlinye, ahlinya bukan gue, salah elu yang pada milih gue'," candanya diikuti riuh tawa para simpatisan yang menyimak sambil kepanasan.

detik.com

About Unknown

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.