Home » » Penipu, Mengaku Caleg PKS Pusat

Penipu, Mengaku Caleg PKS Pusat

Written By pks berau on 18 Februari 2009 | 15.09

PK-Sejahtera Online: Sabtu, (7/2) kurang lebih pukul 10.00 WIB, seorang ibu yang sudah agak sepuh mendatangi Kantor DPW PKS DIY untuk mengklarifikasi sebuah stiker caleg PKS. Pada sisi kanan stiker berukuran 5 x 18,5 cm tersebut terpajang foto seorang ba muda berbaju koko memakai jas hitam dan berpecis hitam, sementara di sisi kanannya dicantumkan lambang PKS lengkap dengan nomor 8 di atas. Di tengah, terdapat tulisan terkesan sangat meyakinkan: “Menuju melangkah pasti satu tujuan, Bersih, Peduli, dan Profesional. Ir. H. Syarif Maulana Komarudin, M.Li., CALEG DPR RI NO URUT 3 DAPIL VII CIREBON. Nama ini sama sekali tidak dikenal di kalangan PKS Kota Yogyakarta.

Permasalahan ini langsung diklarifikasikan ke DPD PKS Cirebon. Hasil pelacakkan memberi kepastian bahwa orang tersebut caleg gadungan alias caleg palsu. Nama Ir. Syarief Maulana Komarudin, M.Li tidak ada dalam daftar caleg tetap PKS untuk DPR RI. Caleg PKS nomor urut 3 Dapil VIII (Cirebon) Jabar, Drs. Karyatin Subiyantoro; sedang Caleg PKS nomor urut 3 Dapil VII Jabar (Karawang-Bekasi), Dra. Hj. Dwi Setiawati.

Dari hasil pelacakan Tim Investigasi PKS selama hampir sepekan, didapat informasi bahwa sang “caleg PKS gadungan” tersebut ternyata memang sering menipu banyak orang. Motifnya, di antaranya dengan modus memerankan diri sebagai “calo PNS”, perantara pengurusan mutasi sepeda motor, perantara pembelian obat alternatif, perantara pengurusan sertifikat, perantara pengaksesan bantuan renovasi pascagempa untuk masjid, dan lain-lain.

Hasil pelacakan Tim Investigasi PKS ke para korban,diketahui caleg PKS gadungan ini telah melakukan serangkaian aksi penipuan. Sebelum tinggal di Yogya, Orang yang dikenal dengan nama Dodik ini pernah tinggal di Dusun Karang, Terbah, Pathuk, Gunung Kidul selama dua bulan. Di sana, Dodik jug asempat menipu pemilik rumah dimana ia tinggal sebesar Rp 7 juta. Ia menjanjikan pekerjaan menjadi Pegawai PJKA. Tetapi, janji itu tidak pernah terealisasi.

Bnayak korban penipuan lainnya seperti Sutrisno, warga Kayugerit, Takmir Masjid Al-Mukminun, Kayugerit, Terbah, Sukiman, seorang tukang ojek di Pos Sambi Pitu, warga Widoro, Bunder, Pathuk, Gunung Kidul, dan Yani, warga Yogyakarta pengelola warung Angkringan Mbak Yani, Pojok Pagar Asrama Dharma Putra (Depan Mandhala Kridha).

Selain nama nama tersebut, ada juga Totok, penjual “Bakso Mas Tok” di Jalan Piyungan-Prambanan KM 4 juga ditipu oleh Dodik, caleg gadungan yang selalu mencantumkan gelarnya Ir. Haji, M.Li. tersebut. Kepada Penjual bakso tersebut, Ia menjanjikan akan memperjuangkan anaknya menjadi PNS, karena Haji Dodik punya kenalan seorang Bupati/Kepala Daerah tertentu. Untuk keperluan tersebut, Dodik meminta uang Rp 2,5 juta. Tetapi hingga kini, anaknya masih harus jualan bakso karena janji Dodik tak pernah terealisasi.

Karena salah satu kader PKS memergoki mobil caleg PKS gadungan tersebut,

Tim Investigasi PKS Gunung Kidul akhirnya berhasil melacak Dodik ketika salah satu kader PKS memergoki mobil caleg PKS gadungan tersebut ketika sampai ke rumah istrinya di Dukuh Nglampar, Rt 02 RW 10, Wiladeg, Karangmojo.

Setelah diklarifikasi, Dodik mengakui kesalahannya dan meminta maaf. Tim Investigasi DPD PKS Gunung Kidul juga telah menarik sekitar 64 stiker pencalegan Dodik dan berhasil menfoto mobil Avanza hitam AB 7687 GH yang digambari foto caleg gadungan tersebut. Kasus hukumnya kemudian dilaporkan ke Polres Gunung Kidul. Saat ini, kasus ini sedang ditangani oleh Polres Gunung Kidul. Karena kasusnya ada hubungannya dengan Pemilu dan PKS menjadi salah satu pesertanya, DPW PKS DIY juga melaporkan kasus tersebut ke Panwaslu DIY untuk diteruskan ke Sentra Gakumdu DIY agar secepatnya mendapat tindakan hukum yang setimpal.

Dari hasil pelacakan Tim Investigasi PKS baik di Kota Yogyakarta maupun di Gunung Kidul, Tim Advokasi DPW PKS DIY menyimpulkan bahwa menipu telah menjadi “profesi utama” dan “gaya hidup” caleg gadungan tersebut. Dengan track record penipuan yang begitu panjang itu, Dodik mengaku sebagai caleg PKS yang bersih, peduli, dan profesional. Ini jelas merupakan tindakan penodaan sekaligus memberi citra PKS dan kader-kadernya.

Dari hasil pelacakan Tim Investigasi PKS tersebut, Tim Advokasi juga mendapat data-data, bahwa meskipun kasus-kasus penipuan yang dilakukan Dodik terjadi pada waktu sebelumnya, pengakuan Dodik sebagai caleg PKS untuk DPR RI Dapil Cirebon baik secara lisan, dengan stiker, atau dengan foto pencalegan di mobil yang dikendarainya telah dimanfatkan oleh Dodik untuk mengangkat citra diri, mengkamuflase dan menutupi kebusukan perilakunya, serta dipergunakan sebagai “kartu berkelit” ketika Dodik ditanggih untuk mengembalikan uang dari para korbannya.

Di samping itu, Tim Advokasi DPW PKS DIY akan melacak dan mengkaji lebih lanjut kemungkinan adanya unsur-unsur politis di balik kasus caleg PKS gadungan tersebut. PKS khawatir, sang oknum ditumpangi kepentingan politis tertentu mengingat penipuan ini tentu dapat merusak citra karakter PKS di tengah masyarakat.

Tim Advokasi DPW PKS DIY berharap kepada kader, tokoh, simpatisan, dan masyarakat tidak terkecoh oleh aksi-aksi penipuan caleg gadungan tersebut. Jika setelah ditangani oleh aparat yang terkait, ternyata memergoki sosoknya masih mensosialisasikan diri sebagai caleg PKS, atau menemukan mobil dan stiker pencalegannya dimohon sesegera mungkin melaporkannya kepada Pengurus PKS atau aparat kepolisian setempat. Tim Advokasi DPW PKS DIY juga berharap dari “kasus caleg PKS gadungan” ini, semua pihak, termasuk partai politik, penyelenggara dan pengawas pemilu, aparat penegak hukum, serta masyarakat pemilih mendapat hikmah, pengalaman, dan pendidikan politik yang bermanfaat, terutama bagi terlaksananya pemilu yang tertib, jujur, adil dan berkualitas.

Semoga Allah SWT senantiasa menyematkan keistiqomahan dan memayungkan perlindungan kepada para pejuang keadilan dan kebenaran di jalan-Nya. Amiin.

Yogyakarta, 16 Februari 2009
TIM ADVOKASI DPW PKS DIY
Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. DPD PKS Berau - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger